PEMBUKAAN BIMBINGAN TEKNIS PERENCANAAN DESA TAHUN 2026, ENAM PERANGKAT DESA BANUA RANTAU TURUT BERPARTISIPASI
BANJARMASIN – Kegiatan Bimbingan Teknis Peran dan Tugas Perangkat Desa dalam Perencanaan Desa serta Peran Kecamatan dan Kabupaten sebagai Pembina Desa dalam Perencanaan Desa resmi dibuka pada Jumat, 16 Oktober 2026, bertempat di Hotel Nasa Banjarmasin. Kegiatan ini berlangsung selama empat hari, mulai tanggal 16 hingga 19 Oktober 2026.
Kegiatan bimbingan teknis ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas aparatur pemerintahan desa dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab, khususnya dalam proses perencanaan pembangunan desa. Selain itu, kegiatan ini menjadi wadah untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah desa, kecamatan, dan kabupaten dalam mewujudkan perencanaan pembangunan yang terarah, efektif, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Pemerintah Desa Banua Rantau, Kecamatan Banua Lawas, Kabupaten Tabalong, turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut dengan mengirimkan enam orang perangkat desa sebagai peserta. Keikutsertaan ini merupakan salah satu bentuk komitmen Pemerintah Desa Banua Rantau untuk terus meningkatkan kompetensi aparatur serta kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan desa.
Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan dapat memperoleh pengetahuan dan pemahaman yang lebih mendalam mengenai tahapan perencanaan desa, pembagian peran dan tugas perangkat desa, serta pentingnya sinergi dengan pihak kecamatan dan kabupaten sebagai pembina dalam proses perencanaan pembangunan.
Dengan adanya bimbingan teknis ini, Pemerintah Desa Banua Rantau berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, sehingga perencanaan pembangunan desa dapat disusun secara lebih baik, partisipatif, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Partisipasi enam perangkat Desa Banua Rantau dalam kegiatan ini diharapkan menjadi langkah positif dalam mendukung peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan desa serta mendorong terwujudnya pembangunan desa yang lebih terencana dan berkelanjutan.